Anas atau Jamal, dua nama yang kerap aku sulit membedakan dan sering seling bergantian kupakai untuk memanggil sosok tinggi kurus agak hitam agak manis -tanpa asam kecut- bernama lengkap Ahmad Nasrullah Jamaludin ini. Alumni SMAN 11 Surabaya lulus tahun 2006 ini kini aktif sebagai pembina komunitas Pencinta Teknologi Informasi.

Kecintaannya pada sekolah tak sekadar pada saat setelah dia lulus dari SMAN 11 Surabaya dan lanjut ke Matematika, ITS saja, akan tetapi sejak saat SMA, Anas ini menjadi siswa kegemaran guru untuk dikirm ke berbagai even olimpiade Matematika dan Fisika.


Seingat saya, Pak Ndaru dan Pak Harto almarhum yang seringkali memperebutkannya untuk mewakili mata pelajarannya di ajang olimpiade tingkat kota. Kecintaannya ini terus berlanjut hingga lulus. Semasa awal kuliah, rasa cintanya ke SMAN 11 Surabaya harus dikubur sementara waktu untuk mengabdikan diri pada almamater barunya, Matematika ITS.

Yang kupaham darinya soal kepribadian, sosoknya kalem, sabar dan dijamin gak bisa marah. Sosok pencinta bernada melankolis kurasa. Nah, prosesi kebangkitan cintanya pada SMA kembali bangkit entah kapan, saya sendiri agak lupa momentumnya. Sebagai manusia melankolis, kehidupan percintaannya lumayan romantis meski kadang agak miris tragis, begitu menurut kabar angin yang kuterima. Tapi ketabahan jiwanya dan kecintaannya pada sekolah mengalahkan itu semua.

Sekembalinya cintanya kepada sekolah, pemilik Jembelisme Media ini aktif sebagai alumni mendorong kegiatan ekstrakurikuler PENITI baik secara langsung maupun tidak langsung. Hingga pada akhirnya, tongkat estafet kepembinaan PENITI saya serahkan kepadanya sejak 2012. Sebelum itu, melalui proses singkat, mungkin sudah rejekinya kali ya, Anas aka Jamal sejak 2011 mengajar di SMAN 14 Surabaya. Alhamdulillah sesuatu banget.

Ya, Ahmad Nasrullah Jamaluddin berdiri di atas dua kaki, antara 11 dan 14, tapi saya yakin haqqul yakin, cintanya pada SMAN 11 Surabaya mengalahkan cintanya pada yang lain, apalagi cuman sekadar perkara cintanya pada perempuan, masih selevel di bawah cinta sekolah.

Kurasa, jika ada siswa atau alumni yang cintanya pada sekolah itu demikian sederhana tapi militan sekaligus complicated, maka Ahmad Nasrullah Jamaludin lah orangnya.

Situs ini gak bakalan jadi bagus tanpa ada peran darinya.
Selamat bertugas bersama PENITI. dan SMAN 11 Surabaya.

Salam hormat,

Gempur Media  
The Quantamara's Love

Poskan Komentar

  1. Selamat bertugas bersama PENITI. dan SMAN 11 Surabaya, semoga sukses selalu buat mas Anas, hehe ..

    BalasHapus
  2. Salut dengan Mas Anas, Sosok yang alus dan selalu semangat tanpa padam untuk PENITI....

    BalasHapus
  3. Pak, ini penggunaan bahasanya pakai majas hiperbola dan personifikasi sekali ya Pak.

    Militan dah setianya sama sekolah (y)

    BalasHapus
  4. @putrieJrs: semuanya fakta kok :)

    BalasHapus
  5. veteran PENITI yang slalu berjuang iki

    BalasHapus
  6. Hahahaaha....baca sambil ngikik.penggunaan bahasa yang menarik...

    Pak Harto udah almarhum?innalillahi wa innailaihirojiun.

    BalasHapus

 
Top